BISMILLAH

Oleh: Khaeruddin

Sejak kecil kita disuruh baca Bismillah sebelum melakukan sesuatu namun kita tidak tahu apa manfaatnya. Para ustadz dan da’i senantiasa menyampaikan perlunya baca Bismillah sebelum melakukan sesuatu. Dalam hadis dan kisah-kisah religious, pun demikian bahkan para dukun dan paranormal sering menyebut Bismillah sebagai mantra dan senjata yang ampuh mengatasi berbagai masalah. Mau kaya dan murah rezeki, melariskan dagangan, lulus ujian, sembuh dari penyakit, pakai saja Bismillah. Ada yang menganjurkan untuk membacanya puluhan, ratusan, bahkan ribuan kali. Ada pula yang menganjurkannya untuk ditulis di selembar kertas atau secarik kain untuk dijadikan jimat. Pokoknya ada banyak cerita tentang kesaktian Bismillah.

Lalu apa keistemewaan Bismillah? Setelah membaca beberapa sumber dan merenungkan maknanya, ada tiga hikmah yang terkandung dalam anjuran membaca 'Bismillah'.

Bismillah menunjukkan kesungguhan dan keikhlasan kita bahwa apa yang kita kerjakan semata lillahi ta’ala. Apa yang kita lakukan semata untuk mengabdi pada-Nya. Hal ini sejalan dengan tujuan penciptaan manusia: wa maa khalaqtul jinna wal insa illa liya’buduuni. Maka segala sesuatu yang kita lakukan hendaknya hanyalah untuk mengabdi kepada-Nya. Jika kita bekerja mencari nafkah maka dengan Bismillah kita sadar sepenuh-Nya bahwa harta yang kita kejar adalah untuk kepentingan kita dan keluarga mempertahankan hidup yang dilandasi dengan niat beribadah kepada-Nya. Dengan menyebut Bismillah, kita juga menyadari sepenuhnya bahwa sebagian dari harta yang kita miliki ada hak yang harus disisihkan untuk kemaslahatan orang lain yang membutuhkan.

Bismillah mengandung permohonan do’a, restu, harapan dari Allah SWT. Setiap yang kita kerjakan, meskipun telah direncanakan dengan baik, terkadang tidak berjalan sesuai rencana. Ada saja hal yang tidak disangka-sangka di luar perhitungan kita, kadang kita menyebutnya faktor X, tiba-tiba datang begitu saja dalam sekejap dan mengubah apa yang sudah kita perhitungkan. Tidak ada yang bisa menyangka, misalnya ketika kita dalam perjalanan mengendarai mobil tiba-tiba ditimpa pohon tumbang atau disambar petir atau proyek yang kita jalankan akhirnya gagal. Untuk hal-hal seperti inilah kita hanya bisa berpasrah pada Sang Pencipta atas segala takdir yang telah ditetapkan-Nya. Dengan Bismillah diawal tindakan kita menaruh harapan dan do’a bahwa apa yang kita lakukan dalam pengawasan-Nya dan jika kelak gagal kita akan berpasrah bahwa semua-Nya sudah menjadi kehendak-Nya. Pasti ada hikmah dibalik peristiwa itu.

Bismillah melindungi diri dari perbuatan yang tidak diridhai Allah Swt. Jika ‘Bismillah’ kita ucapkan dengan sungguh-sungguh, insyaallah kita tidak mungkin akan melakukan perbuatan jahat. Dengan menyebut nama Tuhan sebelum melakukan sebuah perbuatan, maka kita akan sadar dengan sepenuh-Nya bahwa apa yang akan kita lakukan dilihat oleh-Nya. Karena perbuatan itu dilihat oleh Allah maka kita semestinya takut jika apa yang akan kita lakukan itu tidak diridhai oleh-Nya.

Mari kita membiasakan diri ‘membaca’ Bismillah dalam mengawali segala aktivitas kita.

Wallahu a’lam.

Khaeruddin