HISTORY 

CIMSA (Curtin University Indonesian Muslim Students Association) is a student organization formed and run by students (Indonesian Muslim) who study in Curtin University, Perth, Western Australia.

Initially, CIMSA was founded with simple aim, to make an Islamic arts showcase. In the meantime, the idea to have arts showcase still debatable among Islamic scholars. However, in order to promote and campaign the peaceful of Islam in the west, some founders took courage of themselves to proclaim and founded CIMSA in Curtin University.

CIMSA's motto is spreading peace, tolerance and harmony through Islam, mempertahankan nilai nilai lama yang baik, mencari nilai nilai baru yang lebih baik.

CIMSA was acknowledgement as member of the Curtin GUILD Club on 27 July 2013. Therefore every CIMSA activities will always attached to Guild and Curtin University.

SEJARAH

CIMSA (Curtin University Indonesian Muslim Students Association) adalah organisasi mahasiswa yang dibentuk dan dijalankan oleh mahasiswa muslim Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Curtin University, Perth, Western Australia.

Pada awalnya CIMSA didirikan dengan tujuan sederhana, untuk mengadakan pertunjukan seni Islam. Sementara itu ide untuk melaksanakan pertunjukan seni masih diperdebatkan oleh para sarjana Islam. Bagaimanapun juga, beberapa pendiri memutuskan dengan penuh keberanian untuk mendirikan CIMSA di Curtin University dalam rangka mempromosikan dan mengkampanyekan Islam yang damai di dunia barat.

Motto CIMSA adalah menyebarkan kedamaian, toleransi dan harmoni melalui Islam, mempertahankan nilai nilai lama yang baik, mencari nilai nilai baru yang lebih baik.

CIMSA diakui sebagai anggota Curtin GUILD pada tanggal 27 Juli 2013. Karenanya setiap kegitan CIMSA akan selalu terkait dengan GUILD dan Curtin University

 


 

L O G O

 

 

Makna: Logo CIMSA berupa bintang segi delapan melambangkan pesan untuk menyebarkan cahaya Islam ke delapan penjuru mata angin. Tulisan CIMSA melambangkan hubungan horizontal dengan sesama makhluk, Sedangkan huruf Alif melambangkan hubungan vertikal dengak Sang Khalik. Kubah Emas diatas huruf Alif melambangkan menara sebagai simbol budaya Islam Nusantara